Lembaga penjaminan mutu Universitas Islam negeri STS Jambi melakukan workshop kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini melalui workshop yang diikuti,Wakil Dekan I, dan Ketua/Sekretaris Prodi staff ahli.
Workshop kurikulum MBKM berlangsung di aula SAINTEK Kampus Telanai pura Senin 29 Agustus 2022. Hadir sebagai narasumber yakni Dr. Ir Syahrial., M.Si
Ide mengenai MBKM ini sudah diturunkan ke dalam beberapa peraturan dan pedoman, diantaranya Buku Panduan Penyusunan KPT di Era Industri 4.0 untuk Mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Ditjen Belmawa, Dikti-Kemendikbud, 2020; Buku Panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, Ditjen Belmawa, Dikti-Kemendikbud, 2020; dan Keputusan Dirjen Pendis nomor 7290 tahun 2020 tentang Panduan Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Menurutnya, semua perguruan tinggi dalam dan luar negeri sudah terkoneksi, maka perlu program MBKM. “Mahasiswa dibekali dengan praktikum dan magang. Bisa di lembaga keagamaan, perusahaan, lembaga negara, bisa juga melanjutkan studi. Jadi ketika sarjana, mereka jadi lebih siap,” kata Dr. Ir Syahrial., M.Si
Dia juga memaparkan, program kuliah lapangan yang telah ada seperti KKN, PKL, dan PPL akan masuk ke dalam skema kurikulum MBKM. “Kurikulum ini juga disiapkan untuk program internasionalisasi lembaga dan akreditasi perguruan tinggi,” tambahnya.
Dalam materinya, Dr. Ir Syahrial., M.Si program MBKM ini ke dalam 8 bidang. Bidang tersebut yaitu magang/praktik kerja; mengajar di sekolah; pertukaran pelajar; penelitian; kegiatan kewirausahaan; studi/proyek independen; proyek kemanusiaan; dan membangun Desa/Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Menurut Dr. Eliyanti Rosmanindar, SE.,M.Si kaprodi Ekonomi Syariah sangat senang mengikuti kegiatan Workshop kurikulum MBKM UIN STS Jambi, smgah kurikulum akan segera terealisasi didunia kampus khususnya kampus kita UIN STS Jambi.
