Jambi – Dalam rangka menyambut Bulan Literasi Keuangan Nasional tahun 2026, dua Duta Literasi Keuangan sekaligus akademisi, Sri Rahma, S.E., M.E. dan M. Maulana Hamzah, S.E.I., M.M., sukses menggelar aksi edukasi finansial bagi kalangan pelajar di Jambi. Kegiatan yang mengusung tema “Gen Z Cerdas Finansial, Peran Asuransi dalam Perencanaan Keuangan Syariah” ini bertujuan untuk membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya melek finansial, tetapi juga mampu mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah dalam mengelola masa depan keuangan mereka sejak dini.
Dalam sesi materi pertama, Sri Rahma, S.E., M.E. menyoroti tantangan finansial yang dihadapi Gen Z, terutama kerentanan terhadap perilaku konsumtif akibat fenomena FOMO (Fear of Missing Out) dan kemudahan akses transaksi digital. Beliau menegaskan bahwa kecerdasan finansial sejati bukan sekadar kemampuan membelanjakan uang secara digital, melainkan kecakapan dalam mengalokasikannya secara strategis. Melalui edukasi ini, para pelajar diajak untuk menggeser paradigma dari pembelanjaan impulsif (impulsive spending) menuju perencanaan yang terarah (intentional planning) melalui pengelolaan uang saku dan tabungan darurat.
Melanjutkan pemaparan tersebut, M. Maulana Hamzah, S.E.I., M.M. membedah peran krusial asuransi syariah sebagai instrumen mitigasi risiko keuangan yang berbasis pada prinsip gotong-royong (ta’awun). Berbeda dengan konsep konvensional, asuransi syariah menekankan komitmen sesama peserta untuk saling berbagi risiko melalui pengelolaan dana tabarru’ yang diinvestasikan pada sektor-sektor halal. Melalui sinergi edukasi ini, para pelajar diharapkan dapat membangun fondasi keuangan yang kuat dan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.



