Ekonomi Syariah UIN STS Jambi – Lulusan Program studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam mengikut acara yudisium ke-XIV yang digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan tema “Dari FEBIuntuk negeri, Menjadi alumni yang mandiri dan berdikari untuk kemajuan bangsa dan negara dengan semangat Islam rahmatan Lil’alamin. Sebanyak 144 lulusan yang di Yudisium yang terdiri dari empat program studi dengan sebanayak 89 lulusan yang berasal dari Program Studi Ekonomi Syariah. Pelaksanaan yudisium ini dilaksanakan pada hari Selasa, 12 Juli 2022 di Grand Ballroom Bank 9 Jambi.

Kegiatan yudisium dihadiri oleh Rektor UIN STS Jambi dalam hal ini diwakili oke Wakil Rektor III, Bapak Dr. Bahrul Ulum, MA., Dekan Fakultas setataran UIN, Dekan dan Wakil dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Ketua dan Sekretaris Prodi Selingkungan FEBI, Dosen dan Staff Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, para undangan dan Mitra-mitra. Adapun mitra-mitra yang turut hadir seperti OJK, BI, BSI, dan Bank Jambi.
Acara berlangsung sangat khidmat yang dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UIN STS Jambi, dilanjutkan dengan laporan ketua panitia, Sambutan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Walikota Jambi dalam hal ini diwakili oleh Bapak H. Obliyani, S.Sos, ME., Wakil Rektor III UIN STS Jambi.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dalam sambutannya Fakultas menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta Yudisium ke-XIV Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam . “ Sebagai lulusan FEBI ditengah era indutri 5.0, selain hardskill yang sudah dimiliki, perlu juga meningkatkan softskill agar mampu bersaing”.

Pada yudisium ke-XIV ini, lulusan terbaik dari program Studi ekonomi syariah yaitu Dina Fidella Putri, SE. sebagai terbaik I, Marchellin Tri Kestin, ME. Sebagai terbaik II, dan Nurhasa Dalimunte, SE. sebagai terbaik III. Ananda Dina Fidella Putri, SE., juga menjadi lulusan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Dekan berpesan agar mahasiswa bisa menyesuaikan diri hidup di tengah masyarakat. Dibutuhkan kecerdasan konstruktif dan kemampuan adaptif kolaboratif agar bisa eksis dan menjadi pemenang di era digital saat ini. Maka begitu penting bagi mahasiswa untuk bisa menjadikan tiap waktu untuk belajar dan tiap manusia sebagai sumber pembelajarannya.